Adat Pernikahan Lampung Pepadun

5 min read Jun 10, 2024
Adat Pernikahan Lampung Pepadun

Adat Pernikahan Lampung Pepadun: Sebuah Perpaduan Kearifan Lokal dan Nilai Luhur

Pernikahan merupakan momen sakral dalam kehidupan manusia. Di Lampung, khususnya di wilayah Pepadun, pernikahan bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah tradisi yang sarat makna dan nilai luhur. Adat pernikahan Lampung Pepadun memperlihatkan perpaduan unik antara tradisi, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun.

Tahapan Adat Pernikahan Lampung Pepadun

Pernikahan adat Lampung Pepadun umumnya melalui beberapa tahapan, yaitu:

1. Ngajuk:

Tahap ini merupakan langkah awal dimana pihak laki-laki melamar perempuan yang diinginkan. Prosesnya melibatkan perwakilan keluarga laki-laki yang menyampaikan maksud dan tujuan pernikahan kepada keluarga perempuan.

2. Nemu:

Jika lamaran diterima, maka tahap selanjutnya adalah Nemu, yang merupakan pertemuan kedua belah pihak keluarga. Dalam pertemuan ini, kedua keluarga menentukan tanggal dan acara pernikahan serta menyepakati mas kawin.

3. Nyurut:

Nyurut adalah proses pemberian seserahan dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Seserahan ini berupa barang-barang berharga seperti perhiasan, kain, dan perlengkapan rumah tangga.

4. Ngemat:

Ngemat adalah acara yang diselenggarakan sebelum hari pernikahan. Dalam acara ini, pihak laki-laki mengadakan pesta di rumah mereka untuk menyambut kedatangan pihak perempuan dan keluarga mereka.

5. Ngeping:

Ngeping adalah acara pernikahan itu sendiri. Dalam acara ini, pihak laki-laki menjemput pihak perempuan di rumah mereka dan membawa mereka ke rumah laki-laki untuk melangsungkan akad nikah.

6. Ngidup:

Ngidup adalah prosesi akhir dari pernikahan adat Lampung Pepadun. Dalam acara ini, pasangan yang baru menikah diberikan nasihat dan doa restu oleh para sesepuh keluarga.

Nilai Luhur dalam Adat Pernikahan Lampung Pepadun

Adat pernikahan Lampung Pepadun mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Lampung, seperti:

  • Keseimbangan: Adat pernikahan menekankan pentingnya keseimbangan antara kedua belah pihak keluarga.
  • Kesatuan: Adat ini merupakan wujud persatuan antara kedua keluarga dan menghilangkan batas antara kedua keluarga.
  • Hormat: Adat pernikahan menunjukkan penghormatan terhadap para sesepuh dan nilai-nilai tradisi.
  • Keluarga: Adat pernikahan menguatkan nilai keluarga dan menjadikan pernikahan sebagai wujud persatuan keluarga.

Simbolisme dalam Adat Pernikahan Lampung Pepadun

Setiap tahapan dalam adat pernikahan Lampung Pepadun memiliki makna dan simbolisme tersendiri. Beberapa di antaranya:

  • Seserahan: Seserahan merupakan simbol keseriusan pihak laki-laki dalam memperistri perempuan.
  • Mas Kawin: Mas kawin merupakan simbol tanggung jawab pihak laki-laki dalam menafkahi istrinya.
  • Pakaian Adat: Pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan mempunyai makna dan simbolisme tersendiri. Misalnya, kain kuning menunjukkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Pelestarian Adat Pernikahan Lampung Pepadun

Adat pernikahan Lampung Pepadun merupakan warisan budaya yang penting untuk dilestarikan. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk melestarikan adat ini antara lain:

  • Pendidikan: Memberikan pendidikan tentang adat pernikahan Lampung Pepadun kepada generasi muda.
  • Dokumentasi: Melakukan dokumentasi tentang adat pernikahan Lampung Pepadun melalui foto, video, dan tulisan.
  • Perayaan: Melakukan perayaan adat pernikahan Lampung Pepadun secara berkala.

Adat pernikahan Lampung Pepadun bukan hanya sebuah tradisi, melainkan merupakan wujud kearifan lokal dan nilai luhur yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan tentang adat pernikahan Lampung Pepadun dan menginspirasi kita untuk menghormati dan melestarikan budaya leluhur.

Related Post