Adat Lampung Anak Perempuan

4 min read Jun 10, 2024
Adat Lampung Anak Perempuan

Adat Lampung: Perjalanan Menuju Kedewasaan Anak Perempuan

Adat Lampung, kaya akan nilai-nilai luhur yang terpatri dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam kehidupan anak perempuan. Perjalanan menuju kedewasaan bagi anak perempuan di Lampung dipenuhi dengan serangkaian prosesi dan ritual yang sarat makna dan simbolis.

Masa Kecil dan Pendidikan

Sejak kecil, anak perempuan Lampung dididik dengan nilai-nilai seperti kepatuhan, sopan santun, dan tanggung jawab. Mereka diajarkan untuk menghormati orang tua, saudara, dan orang yang lebih tua. Pendidikan agama juga menjadi pondasi penting dalam kehidupan mereka.

Menuju Masa Remaja: Menjelang Pernikahan

Menjelang usia dewasa, anak perempuan Lampung akan memasuki masa remaja dan memasuki fase persiapan menuju pernikahan. Beberapa tradisi yang dijalankan di masa ini antara lain:

  • Nyiru : Prosesi ini dilakukan saat seorang anak perempuan menginjak usia 12 tahun. Di sini, ia akan diajarkan tentang persiapan menuju pernikahan dan diberikan wejangan oleh orang tua dan tetua adat.
  • Ngiring Begawi : Anak perempuan akan diajarkan keterampilan rumah tangga seperti memasak, menjahit, dan mengurus rumah.
  • Ngaji : Di masa ini, anak perempuan akan semakin mendalami ilmu agama dan mempelajari tata krama dalam bermasyarakat.

Pernikahan: Titik Puncak Perjalanan Menuju Kedewasaan

Pernikahan merupakan puncak dari prosesi kedewasaan seorang anak perempuan Lampung. Dalam adat Lampung, terdapat beberapa prosesi pernikahan yang unik dan sarat makna:

  • Nyanggai : Prosesi lamaran yang diiringi oleh ritual adat yang rumit, melibatkan keluarga dari kedua belah pihak dan melibatkan simbol-simbol yang melambangkan persatuan dan kesejahteraan.
  • Ngalap Siraman : Prosesi ini diiringi dengan ritual membersihkan diri sebagai tanda kesiapan memasuki kehidupan baru sebagai istri.
  • Ngunduh Mantu : Prosesi penjemputan pengantin perempuan yang diiringi dengan tarian adat dan lantunan lagu tradisional.

Peran dan Kewajiban sebagai Istri dan Ibu

Setelah menikah, perempuan Lampung diharapkan menjadi istri yang setia dan ibu yang penyayang. Mereka bertanggung jawab dalam mengurus rumah tangga, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan keluarga.

Simbol Kedewasaan: Busana dan Perhiasan

Busana dan perhiasan juga menjadi simbol kedewasaan anak perempuan Lampung.

  • Kain tapis : Motif khas Lampung yang terukir pada kain, melambangkan keindahan dan keanggunan perempuan Lampung.
  • Selendang : Simbol keanggunan yang dipadukan dengan kain tapis.
  • Perhiasan emas : Dipercaya sebagai lambang kemakmuran dan keberuntungan.

Pelestarian Adat

Adat Lampung, termasuk tradisi menuju kedewasaan anak perempuan, merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Generasi muda diharapkan dapat memahami dan menghargai nilai-nilai luhur yang terpatri dalam setiap prosesi dan ritual.

Dengan menjaga dan melestarikan adat, kita dapat memastikan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Related Post