Adat Budaya Lampung Pepadun Digunakan Penduduk Di Daerah

5 min read Jun 10, 2024
Adat Budaya Lampung Pepadun Digunakan Penduduk Di Daerah

Adat Budaya Lampung Pepadun: Warisan Leluhur yang Masih Dipertahankan

Adat budaya Lampung Pepadun merupakan warisan leluhur yang masih dipegang teguh oleh masyarakat Lampung, khususnya di wilayah Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan sebagian wilayah di Lampung Barat. Sebagai salah satu suku bangsa di Indonesia, adat budaya Lampung Pepadun memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan adat budaya lainnya.

Sistem Kepercayaan dan Tata Nilai

Adat budaya Lampung Pepadun memiliki sistem kepercayaan yang unik. Masyarakatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa (Sang Pencipta) yang disebut dengan "Nengga". Selain itu, mereka juga percaya akan adanya kekuatan gaib yang menghuni alam semesta dan disebut dengan "Sai Batin". Kepercayaan ini tercermin dalam berbagai ritual dan upacara adat yang masih dijalankan hingga kini.

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Lampung Pepadun menjunjung tinggi tata nilai yang disebut "Sai Bumi Ruwa Jurai". Nilai ini mengandung makna bahwa setiap manusia harus hidup selaras dengan alam dan sesama. Prinsip ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara bercocok tanam, berburu, hingga berinteraksi dengan orang lain.

Upacara Adat

Upacara adat merupakan bagian penting dari adat budaya Lampung Pepadun. Beberapa upacara adat yang terkenal, antara lain:

  • Ngawin (pernikahan): Upacara ini merupakan prosesi sakral yang menandai dimulainya kehidupan baru bagi kedua mempelai.
  • Nyanding (khitanan): Merupakan ritual pemotongan alat kelamin laki-laki sebagai tanda masuknya anak laki-laki ke dalam kedewasaan.
  • Begawi (syukuran): Upacara ini dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima.

Kesenian dan Kerajinan

Adat budaya Lampung Pepadun juga kaya akan kesenian dan kerajinan. Beberapa kesenian tradisional yang masih dilestarikan, antara lain:

  • Tari Sembah: Tarian ini menggambarkan rasa hormat kepada para leluhur.
  • Tari Gending: Tarian yang menggambarkan kebahagiaan dan kegembiraan.
  • Musik Lampung: Musik tradisional yang menggunakan alat musik seperti gong, gendang, dan suling.

Kerajinan tangan yang khas dari Lampung Pepadun, antara lain:

  • Tenun Kain: Kain tenun dengan motif khas Lampung Pepadun.
  • Ukiran Kayu: Kerajinan ukiran yang menghiasi rumah adat dan berbagai peralatan rumah tangga.
  • Gerabah: Kerajinan gerabah yang digunakan untuk menyimpan makanan dan minuman.

Rumah Adat

Rumah adat Lampung Pepadun disebut dengan "Sekala Bekhak". Rumah ini memiliki bentuk yang unik, dengan bagian depan yang lebih tinggi daripada bagian belakang. Bagian depan rumah biasanya dilengkapi dengan "serambi" yang berfungsi sebagai tempat menerima tamu. Di dalam rumah terdapat ruangan-ruangan yang memiliki fungsi tersendiri.

Makanan Tradisional

Masyarakat Lampung Pepadun memiliki makanan tradisional yang lezat dan khas. Beberapa makanan tradisional yang terkenal, antara lain:

  • Seruit: Makanan berbahan dasar ikan yang diolah dengan cara diasamkan.
  • Lemang: Makanan berbahan dasar beras ketan yang dimasak dalam bambu.
  • Penganan: Berbagai macam kue tradisional yang biasanya disajikan dalam acara adat.

Peran Adat Budaya Lampung Pepadun dalam Kehidupan Masyarakat

Adat budaya Lampung Pepadun masih menjadi pedoman hidup bagi masyarakatnya. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat budaya tersebut menjadi landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Adat budaya juga berperan penting dalam memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Lampung Pepadun.

Melalui berbagai upaya pelestarian yang dilakukan, adat budaya Lampung Pepadun diharapkan dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.