3 Motif Batik Shibori

3 min read Jun 11, 2024
3 Motif Batik Shibori

3 Motif Batik Shibori: Keindahan Seni Lipat dan Ikat

Batik shibori merupakan teknik pewarnaan kain yang berasal dari Jepang. Teknik ini melibatkan proses melipat, mengikat, atau menjepit kain sebelum dicelupkan ke dalam pewarna. Hasilnya adalah motif-motif unik dan artistik yang sulit ditiru dengan teknik pewarnaan lainnya.

Berikut adalah 3 motif batik shibori yang populer:

1. Ikat

Teknik ikat merupakan teknik dasar dalam batik shibori. Kain diikat dengan benang atau tali di bagian-bagian tertentu untuk mencegah pewarna masuk ke area tersebut. Hasilnya adalah motif garis-garis atau pola geometris yang tegas.

Variasi teknik ikat:

  • Ikat celup: Kain diikat dengan benang dan dicelupkan ke dalam pewarna.
  • Ikat tahan: Kain diikat dengan tali dan diikat dengan kuat untuk menahan pewarna.

2. Arashi

"Arashi" dalam bahasa Jepang berarti "badai". Teknik ini menghasilkan motif seperti ombak yang mengalir dan dinamis. Kain dilipat menyerupai kipas dan diikat di ujung-ujungnya. Setelah dicelup, kain dibuka dan dikeringkan.

Proses:

  • Kain dilipat menyerupai kipas.
  • Bagian atas dan bawah kain diikat dengan tali.
  • Kain dicelupkan ke dalam pewarna.
  • Setelah kering, kain dibuka dan hasilnya akan tampak seperti gelombang.

3. Miura

Miura adalah teknik shibori yang menghasilkan motif seperti bintang. Kain dilipat menjadi segitiga dan diikat di bagian tengahnya.

Proses:

  • Kain dilipat menjadi segitiga.
  • Bagian tengah kain diikat dengan tali.
  • Kain dicelupkan ke dalam pewarna.
  • Setelah kering, kain dibuka dan hasilnya akan tampak seperti bintang.

Batik shibori merupakan seni yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Keindahan motifnya yang unik dan artistik membuat teknik ini terus digemari hingga saat ini.

Related Post